
Edensor adalah novel vaforitku. Sejak pertama kali membacanya pada tahun 2008 hingga sekarang, mungkin sudah ada sepuluh kali kubaca buku ketiga dari Andrea Hirata itu. Bersama Edensor, saya hanyut dalam renungan, menjadi termotivasi, kadang juga merasa tersentil dan sering juga ditatap aneh oleh Mama karena tertawa-tawa sendiri bersama sebuah bacaan.
.
Ada beberapa kutipan dalam novel Edensor ini yang menjadi vaforit saya. Saya menuliskannya kembali bukan berdasarkan urutan posisinya dalam buku, tapi berdasarkan yang paling saya suka.